Menghilangkan sedimen dari dasar a tangki pencampur penambangan adalah operasi yang berisiko tinggi, menuntut, dan terspesialisasi dalam pemeliharaan pertambangan dan pabrik pengolahan mineral. Sedimen ini biasanya terdiri dari bubur padat dengan partikel besar, sangat abrasif, dan mungkin mengandung residu reagen beracun (seperti sianida). Pembuangan sedimen ini secara aman dan efektif sangat penting untuk menjaga integritas peralatan dan keselamatan operator.
1. Prosedur Persiapan Shutdown dan Isolasi
Sebelum melakukan operasi pembuangan sedimen, sangat penting untuk mengikuti prosedur penutupan dan isolasi secara ketat.
1.1 Isolasi Energi dan Lockout/Tagout (LOTO)
Semua sumber listrik yang terkait dengan agitator harus diisolasi sepenuhnya, dan prosedur Lockout/Tagout (LOTO) harus diterapkan:
Penggerak Agitator: Isolasi dan kunci catu daya motor untuk memastikan agitator tidak dapat dihidupkan secara tidak sengaja dalam kondisi apa pun.
Pipa Pengumpanan dan Pembuangan: Tutup semua katup pengumpan dan pembuangan dan terapkan isolasi blok ganda dan pembuangan untuk mencegah bubur atau reagen hulu memasuki agitator.
Air Bilas dan Saluran Reagen: Pisahkan semua saluran air bilas dan reagen kimia yang terhubung dan pastikan tekanan saluran diturunkan sepenuhnya.
1.2 Penanganan dan Pemantauan Bahan Beracun dan Berbahaya
Jika tangki pencampur telah digunakan untuk pencucian sianida atau mengandung bahan kimia berbahaya lainnya, tindakan keselamatan tambahan harus diterapkan:
Pembilasan dan Netralisasi: Setelah bubur dikuras, bilas bagian dalam tangki pencampur secara menyeluruh dengan banyak air bersih. Netralkan sisa sianida dan zat beracun lainnya sesuai dengan persyaratan proses hingga konsentrasi residu berkurang ke tingkat yang aman.
Pemantauan Gas: Sebelum masuk, gunakan detektor gas profesional untuk memantau kandungan oksigen, gas beracun (seperti H₂S atau HCN), dan konsentrasi gas yang mudah terbakar di dalam tangki untuk memastikan kepatuhan terhadap standar Entri Ruang Terbatas (Confined Space Entry).
2. Metode Teknis Profesional untuk Penghapusan Deposit
Metode penghilangan sedimen harus dipilih berdasarkan kekerasan, viskositas, dan kuantitas sedimen.
2.1 Aliran Air Bertekanan Tinggi
Pengaliran air bertekanan tinggi adalah metode yang paling umum dan efektif untuk menghilangkan sedimen keras atau padat.
Prinsip dan Peralatan: Pompa air bertekanan tinggi khusus menghasilkan aliran air bertekanan sangat tinggi (biasanya lebih besar dari 10.000 psi) melalui nosel, yang memotong, memecah, dan membilas sedimen dari dasar.
Karakteristik Aplikasi: Cocok untuk menghilangkan lapisan sedimen keras yang padat dan kerak yang sulit dipecah secara manual. Pengaliran air harus dilakukan oleh personel yang terlatih secara profesional berdasarkan peraturan keselamatan yang ketat.
2.2 Kerusakan Mekanis dan Pembersihan Manual
Untuk sedimen lepas atau semi padat, kombinasi metode mekanis dan manual dapat digunakan:
Kerusakan Mekanis: Jika keselamatan memungkinkan, gunakan alat bergagang panjang atau pemutus pneumatik untuk melonggarkan dan memecah sedimen terlebih dahulu, sehingga memudahkan pemompaan.
Mucking Manual: Personil yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap memasuki bagian bawah tangki agitator dan menyekop sedimen yang telah lepas ke dalam saluran masuk pompa lumpur atau memindahkannya ke wadah khusus. Hal ini memerlukan izin kerja ruang terbatas dan pemantauan keselamatan yang ketat.
2.3 Pembangunan Sistem Pemompaan Sementara
Sedimen yang dibuang biasanya diangkut ke kolam lumpur atau fasilitas pengolahan khusus menggunakan sistem pemompaan sementara:
Pemilihan Pompa Lumpur: Pompa lumpur tugas berat dan tahan abrasi harus dipilih. Impeler dan lapisannya harus terbuat dari paduan kromium tinggi atau karet tahan aus untuk menangani kandungan padatan tinggi dan partikel kasar.
Tata Letak Saluran Pipa: Saluran pipa sementara harus terbuat dari bahan yang tahan tekanan dan abrasi dan diikat dengan aman untuk mencegah kebocoran atau copot selama pengangkutan.
3. Inspeksi dan Restorasi Pasca Pembersihan
Setelah pembuangan sedimen selesai, pemeriksaan internal tangki agitator dan pemulihan sistem juga merupakan bagian dari pekerjaan profesional.
Inspeksi Internal: Para profesional harus melakukan inspeksi komprehensif terhadap lapisan agitator, impeller, poros, dan baffle, mendokumentasikan segala keausan, korosi, atau kerusakan struktural untuk memberikan dasar yang akurat untuk perbaikan selanjutnya.
Pemulihan Sistem: Setelah memastikan bahwa tidak ada personel, peralatan, atau kotoran di dalam agitator, semua kondisi LOTO (Loss of Detection) dihilangkan. Sistem umpan, daya, dan penyegelan kemudian dipulihkan selangkah demi selangkah, mengikuti prosedur pengoperasian dengan ketat, untuk memastikan agitator kembali berproduksi dengan aman.
EN
