Sebagai peralatan inti di pabrik pengolahan mineral, keandalan sistem penyegelan a tangki pencampur penambangan sangat penting untuk memastikan produksi yang berkelanjutan dan efisien, mengurangi biaya pemeliharaan, dan memastikan keamanan lingkungan. Lingkungan pertambangan melibatkan slurry yang sangat abrasif dan korosif, sehingga menimbulkan tuntutan yang sangat tinggi pada desain, pemilihan, dan pemeliharaan sistem penyegelan.
1. Pertimbangan Profesional untuk Pemilihan Sistem Penyegelan
Memilih jenis segel yang tepat sangat penting untuk memastikan pengoperasian tangki pencampur penambangan yang andal dalam jangka panjang. Teknologi penyegelan utama mencakup segel mekanis dan kotak isian.
1.1 Pemilihan dan Konfigurasi Segel Mekanis
Segel mekanis, dengan kemampuan kontrol kebocoran yang unggul, merupakan pilihan utama untuk aplikasi kelas atas. Dalam industri pertambangan, faktor-faktor berikut harus dipertimbangkan ketika memilih segel mekanis:
Kesesuaian: Untuk bubur dengan kandungan padatan tinggi dan viskositas tinggi, segel mekanis tugas berat atau kartrid harus dipilih. Desain kartrid memudahkan pemasangan dan pemeliharaan, sehingga mengurangi kesalahan manusia.
Bahan Tahan Aus: Permukaan segel adalah kunci untuk menahan abrasi. Kombinasi material dengan kekerasan tinggi dan ketahanan aus yang tinggi, seperti silikon karbida (SiC) pada tungsten karbida (WC) atau SiC pada SiC, sangatlah penting. Bahan-bahan ini secara efektif menahan erosi partikel tajam di dalam bubur.
Rencana Pembilasan: Untuk mencegah partikel bubur memasuki dan merusak permukaan segel, rencana pembilasan khusus sangat penting. Misalnya, menurut API Plan 52 atau 53A/B/C, cairan eksternal yang bersih (seperti air atau buffer) digunakan untuk mengisolasi ruang seal dari slurry, menjaga permukaan seal tetap bersih dan terlumasi. Ini adalah teknologi kunci untuk meningkatkan umur segel mekanis.
1.2 Aplikasi Stuffing Box dalam Kondisi Abrasif
Dalam aplikasi tangki pencampur pertambangan berkecepatan rendah dan bertekanan rendah tertentu, kotak isian masih menawarkan keuntungan ekonomis.
Bahan Pengemas: Bahan pengemas berkekuatan tinggi, gesekan rendah, dan tahan aus, seperti serat aramid dan grafit yang diresapi PTFE, harus dipilih untuk menahan abrasi bubur dan memberikan segel yang tahan lama.
Cincin Lentera: Kotak isian harus dilengkapi dengan cincin lentera dan terus diisi dengan cairan penyegel (biasanya air bersih) untuk membentuk penghalang cairan dan mencegah kebocoran bubur. Mengontrol tekanan dan aliran cairan penyegel sangat penting untuk memastikan keandalan kotak isian.
2. Sistem Poros dan Keakuratan Pemasangan
Keandalan sistem penyegelan tidak terisolasi; hal ini erat kaitannya dengan kestabilan dan keakuratan poros agitator.
2.1 Lendutan Poros dan Pengendalian Getaran
Defleksi poros adalah penyebab utama kegagalan seal. Tangki pengaduk harus menjalani analisis elemen hingga (FEA) profesional untuk memastikan bahwa, di bawah torsi maksimum dan beban fluida, runout radial dan aksial ujung poros berada dalam toleransi segel.
Konfigurasi Bantalan: Gunakan bantalan tugas berat yang dipilih dan dipasang secara tepat, seperti bantalan bola kontak sudut atau bantalan rol tirus, untuk memberikan dukungan radial dan aksial yang diperlukan serta meminimalkan getaran.
2.2 Ketelitian Geometris dan Pemasangan
Sistem penyegelan harus dipasang dengan ketelitian yang ketat:
Konsentrisitas: Ruang segel dan poros agitator harus menjaga konsentrisitas presisi tinggi. Setiap penyimpangan akan menyebabkan tekanan yang tidak merata pada permukaan segel selama putaran poros, sehingga mempercepat keausan dan kegagalan.
Tegak Lurus: Tegak lurus antara ruang segel dan poros sangat penting, memastikan bahwa kedua permukaan segel mekanis mempertahankan kontak paralel sepenuhnya.
3. Strategi Pemantauan dan Pemeliharaan Preventif
Bahkan dengan desain dan pemasangan yang sempurna, pemantauan operasional berkelanjutan dan pemeliharaan preventif adalah kunci untuk memastikan keandalan sistem penyegelan dalam jangka panjang.
Pemantauan Suhu dan Tekanan: Untuk segel mekanis, pantau suhu ruang segel dan tekanan cairan siram secara real time. Suhu atau fluktuasi tekanan yang sangat tinggi merupakan tanda peringatan awal kegagalan segel.
Analisis Getaran: Lakukan analisis getaran secara teratur untuk memantau karakteristik getaran pada area agitator dan seal. Perubahan frekuensi spesifik dalam spektrum getaran dapat mengindikasikan kegagalan dini pada seal, bearing, atau kopling.
Kualitas Cairan Pembilasan: Pastikan kualitas cairan pembilas (bebas padatan), tekanan, dan laju aliran secara konsisten memenuhi spesifikasi profesional pemasok segel. Ini berfungsi sebagai garis pertahanan terakhir terhadap kontaminasi lumpur.
Manajemen Suku Cadang: Menjaga inventaris suku cadang untuk segel dan bantalan penting untuk memastikan penggantian cepat selama pemeliharaan terencana atau keadaan darurat, meminimalkan waktu henti.
EN
